Tumbuhkan Cinta Literasi dan Berbagi – Kunjungan ke panti asuhan Ulul Albab, Manukan, Surabaya

Perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya hadir sebagai penyedia sumber informasi sivitas akademika untuk menunjang tri darma perguruan tinggi. Sejak beberapa tahun lalu Perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya berani menambah zona kerja untuk berbagi dengan masyarakat sekitar, yang dikemas dalam program pengabdian masyarakat. Bentuk program pengabdian masih seputar  dari dunia kepustakaan dan literasi. Tujuannya untuk menumbuhkan semangat literasi dan meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat.

Setelah sempat terhenti sekian lama, kegiatan ini kembali dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 dengan memperhatikan protokol kesehatan pada hari Rabu 14 Oktober 2020. Kali ini yang menjadi tempat pengabdian ialah Panti Asuhan Ullul Albab, yang berlokasi di Jl. Manukan Karya No. 1 A – 16, Manukan Kulon, Kec. Tandes, Kota Surabaya. Anak–anak di panti ini seluruhnya adalah anak perempuan dan laki-laki dengan usia yang berbeda-beda, baik itu dari yang masih balita hingga yang sudah belia. Tim perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya telah menyiapkan beberapa hal untuk kegiatan kali ini, di antaranya ada donasi kebutuhan harian yang diperlukan anak-anak panti, kegiatan mendongeng dan kuis.

Di masa pandemi ini anak-anak panti Ullul Albab melakukan pembelajaran secara online, sama seperti teman-teman yang lainnya. Mereka memiliki kendala dalam hal paketan internet untuk mengikuti kelas. Tim perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya berusaha untuk membantu membelikan donasi paketan internet untuk satu bulan ini.

Setelah acara diawali oleh perkenalan dan sambutan oleh Bapak Raden Panji J. Udik Esbiantoro, S.S (staff Perpustakaan Universitas Ciputra (Pustakawan)), kemudian dilanjutkan dengan kegiatan dongeng yang dibawakan oleh Ibu Inggrita Febriza Putri, S.I.Kom. (Staf Perpustakaan) dan Bapak Yehuda Abiel, S.Sos. (Pustakawan Universitas Ciputra Surabaya). Menariknya sumber cerita dongeng kali ini berasal dari buku yang berjudul “Destiny’s Calling” karya mahasiswa Visual Communication Design Universitas Ciputra Surabaya. Buku tersebut merupakan hasil penelitian mereka terhadap koleksi museum terakota yang berada di perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya. Cerita dari buku tersebut dibawakan dengan sangat baik, sehingga anak-anak sesekali tertawa dan merasa tegang mendengar alur cerita. Di sini Ibu Inggrita berperan sebagai pendongeng dan Pak Yehuda Abiel (Abi) sebagai Doelib (karakter yang menjadi ikon perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya).

Tim perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya memilih kegiatan mendongeng dengan beberapa pertimbangan, di antaranya memperkenal kegiatan rutin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bulan Oktober sebagai bulan Bahasa dan Sastra. Dalam hal ini dongeng sendiri merupakan bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yang luar biasa yang penuh khayalan (fiksi) yang dianggap oleh masyarakat suatu hal yang tidak benar-benar terjadi. Alasan berikutnya adalah Tim perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya ingin memberi motivasi agar anak-anak panti berani untuk mulai mendongeng sesuai dengan alam khayalan mereka sendiri. Selain itu dengan mendongeng Tim perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya berharap mampu menghibur dan bersosialisasi dengan anak-anak panti.

Setelah mendongengkan cerita Tim perpustakaan Universitas Ciputra Surabaya melanjutkan dengan kuis yang seru. Anak-anak panti sangat antusias karena pertanyaan kuis masih seputar dongeng yang baru saja mereka dengar. Bagi anak panti yang benar jawabannya akan diberikan hadiah. Kemudian acara dilanjutkan dengan serah terima donasi dan membagikan snack kepada semua anak panti oleh Pembina Panti.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *