Information Literacy – Learn More About Turnitin, Reference Materials, and Endnote Reference Manager

Literasi informasi adalah kemampuan seseorang untuk mengartikulasikan kebutuhan informasinya, mengidentifikasi, menemukan, dan mengevaluasi sumber-sumber informasi yang ditemukan serta kemampuan untuk menggunakan informasi tersebut. Kemajuan teknologi informasi dan prinsip pembelajaran seumur hidup adalah dua alasan pentingnya literasi informasi. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi menjadikan informasi melimpah ruah dan dapat dikomunikasikan dengan waktu yang relative singkat tanpa mengenal batas-batas ruang ataupun geografis. Dengan prinsip pembelajaran seumur hidup, seseorang dituntut untuk bisa belajar secara mandiri melalui sumber-sumber informasi yang telah tersedia dari berbagai media. Untuk mensukseskan program literasi informasi khususnya di lembaga pendidikan diperlukan kerja sama antara staf pengajar dan pustakawan. Perubahan system pengajaran yang menyediakan paket informasi harus dirubah ke system pengajaran yang mengarahkan peserta didik untuk mengeksplorasi sendiri sumber-sumber informasi dari berbagai media. Pustakawan memiliki tanggung jawab untuk mengenali dan menyediakan sumber-sumber informasi yang dibutuhkan oleh peserta didik dalam proses pembelajarannya sekaligus mengajarkan literasi informasi. Untuk itu pustakawan memiliki tantangan berupa penguasaan teknologi informasi dan komunikasi dan kemampuan untuk mendesain, mengimplementasikan dan mengevaluasi program pengajaran literasi informasi. Dalam rangka meningkatkan kualitas penelitian dan Tugas Akhir dengan mengoptimalkan kemampuan dalam menelusur informasi, mencari bahan referensi untuk artikel, serta kemampuan menggunakan reference manager Endnote, UC Library mengadakan kegiatan Literasi Informasi yang dilaksanakan pada 15 Oktober 2020 lalu dan dibagi menjadi 3 sesi.

Sesi pertama akan disampaikan oleh Pak Teofilus, S.E., MM. (Dosen International Business Management Universitas Ciputra). Dalam sesi ke satu ini Pak Teo menjelaskan tentang penggunaan referensi manager Endnote dalam penulisan karya ilmiah. ketika menulis karya ilmiah Ada banyak hal yang harus diperhatikan, banyak sekali yang kesulitan untuk mengolah daftar pustaka, referensi, proses pengutipannya, dan lain sebagainya.  Selain belajar mengenai cara penulisan karya ilmiah tetapi di acara juga ini membahas tentang apa itu plagiarisme di dalam suatu karya ilmiah di sesi selanjutnya.

Sesi ke dua ini akan dibawakan oleh Bu Christine Ririana (Renewal Account Manager, Turnitin Indonesia) dengan tema “From Plagiarism to Academic Excellence”. Sesi ini menjelaskan tentang plagiarisme yang sering dilakukan oleh mahasiswa dan bagaimana cara untuk tidak terjebak dalam plagiarisme.

Sesi ke tiga disampaikan oleh Raden Panji J. Udik Esbiantoro, S.S (Staff Perpustaakaan Universitas Ciputra Surabaya (Pustakawan)) yang membahas tentang Penelusuran Informasi Online. Hal ini sangat sering terjadi karena tidak memungkiri karena mahasiwa yang sering mendapat tugas untuk mencari sumber sesuatu yang sangat membutuhkan internet dan seringkali hanya mengambil materi tanpa memverifikasi terlebih dahulu materi yang didapatkan.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *