Pelatihan Family Financial Planning Praktis

Pelatihan Family Financial Planning Praktis

Pelatihan family financial planning diperlukan di era sekarang ini. Memiliki banyak uang merupakan impian banyak orang yang sudah bekerja. Setelah memiliki penghasilan tetap, terkadang ada keadaan-keadaan yang membuat orang bingung kemana perginya uang yang ia hasilkan. Hal tersebut tentu menjadi masalah bagi orang tersebut, terlebih bila ia sudah hidup berumah tangga. Masalah ini dapat terselesaikan apabila orang dapat mengatur keuangannya. Universitas Ciputra mengadakan pelatihan ‘Family Financial Planning’ pada 10 Februari 2020 yang dibawakan oleh pasangan suami istri yaitu Bapak Dr. Ir. Denny Bernardus, M.M dan Ibu Ir. Juliana Magdalena.

Bapak Denny memulai pelatihan dengan membagi peserta berjumlah 40 orang menjadi 8 kelompok dan membedakan antara kelompok lajang dan kelompok menikah. Peserta diminta menuliskan anggaran keuangan tiap bulan. Terdapat perbedaan antara 2 kelompok dalam menuliskan anggaran keuangan. Kelompok lajang menuliskan jumlah uang yang didapat setiap bulan dan menabung di awal bulan namun anggaran untuk pos hiburan relatif besar. Sedangkan kelompok menikah langsung menuliskan pos-pos pengeluaran dan menabung jika uangnya sisa di akhir bulan. Melihat jawaban-jawaban peserta, Bapak Denny dan Ibu Julian memiliki 5 tips dalam merencanakan keuangan.

  1. Prinsip pinokio

Hidung pinokio akan bertambah panjang jika berbohong. Demikian pula jika kita berbohong tentang kondisi keuangan kita. Apabila masih lajang, kita harus jujur pada diri sendiri dan untuk yang sudah menikah harus saling terbuka pada pasangan mengenai pemasukan dan pengeluaran.

  1. Prinsip nasi putih

Seperti halnya nasi putih yang menjadi makanan pokok kita sehari-hari, nasi putih ibarat gaji tetap kita setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Makan dengan nasi putih saja tentu kurang nikmat dan kurang gizi, kita membutuhkan sayur dan lauk pauk. Demikian pula dengan sumber pendapatan lain yang bisa kita kumpulkan disamping gaji bulanan kita.

  1. Prinsip telur mata sapi

Telur mata sapi mempunyai dua bagian yaitu putih dan kuning. Kebanyakan orang memakan bagian putihnya terlebih dahulu, lalu bagian kuningnya. Begitu pula dalam mengatur keuangan, ada hal-hal yang merupakan pengeluaran sehari-hari dan ada juga uang yang harus disimpan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik.

  1. Prinsip ikan mas koki

Ikan mas koki biasanya ada di akuarium rumah dan terlihat cantik di air bening. Akan sangat berubah kecantikannya apabila anda memasukkan ikan lele ke akuarium tersebut. Begitu pula dengan kondisi keuangan kita. Melihat pengeluaran orang lain yang terlihat menarik belum tentu cocok dengan kondisi keuangan kita sendiri. Kita harus banyak bersyukur atas kondisi finansial yang kita miliki.

  1. Prinsip batu karang

Batu karang di laut sangat kuat menahan ombak yang menghampirinya. Begitu pula kita dalam menetapkan perencanaan keuangan harus bisa teguh dengan prinsip-prinsip yang sudah kita niatkan. Menahan diri untuk tidak tergoda dengan barang diskon atau gaya hidup orang lain dan tetap fokus dengan kondisi finansial sendiri.

Pelatihan Family Financial Planning

Bapak Denny Bernardus berdiskusi dengan kelompok peserta single.

Itulah 5 tips dari Bapak Denny dan Ibu Juliana untuk merencanakan kondisi finansial yang sejahtera. Sehingga pertengkaran diantara keluarga mengenai keuangan tidak akan terjadi dan keluarga juga bisa memiliki tabungan untuk kehidupan di masa mendatang. (AD)

Note: Foto-foto lain dapat dilihat di https://www.instagram.com/p/B8gg4ubFUQw/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *