Desain Kemasan Bacang Kekinian

Desain Kemasan Bacang Kekinian

Bakcang atau bacang (Hanzi: 肉粽, hanyu pinyin: rouzong) adalah penganan tradisional masyarakat Tionghoa. Kata ‘bakcang’ sendiri berasal dari dialek Hokkian yang lazim dibahasakan di antara suku Tionghoa di Indonesia.  Bakcang dibuat dari beras ketan sebagai lapisan luar; daging, jamur, udang kecil, seledri, dan jahe sebagai isi. Ada juga yang menambahkan kuning telur asin. Untuk perasa biasanya ditambahkan sedikit garam, gula, merica, penyedap makanan, kecap, dan sedikit minyak nabati. Tentunya yang tidak kalah penting adalah daun pembungkus dan tali pengikat. Daun biasanya dipilih daun bambu panjang dan lebar yang harus dimasak terlebih dahulu untuk detoksifikasi. Bakcang biasanya diikat berbentuk limas segitiga.

Nah, sekarang pertanyaannya, gimana kesan bapak/ibu saat membuka kemasan bakcang: Ribet? Lengket? Repot? Hal ini menjadi problem terutama bagi kaum millenial seperti kita2 ini (sok muda).

Untuk itu, UAS Mata Kuliah Packaging Design VCD, mengangkat problem kemasan bakcang ini. Mereka akan meredesain kemasan bakcang untuk mengatasi problem2 diatas dan bagaimana bakcang bisa digemari kaum millenials. Hari ini 20 Juni 2017 mereka akan mempresentasikan karyanya dan akan mempraktekkan cara makan bakcang dengan kemasan yang telah mereka inovasi.

KULIAH was never this FUN