90K Code 2017 Gairahkan Start Up Digital

90K Code 2017 Gairahkan Start Up Digital

(Surabaya-8/09/2017) 90KCode 2017, kompetisi Informatika dan Sistem Informasi berhadiah uang tunai total
36 juta Rupiah digagas oleh Program Information dan Multimedia Technology dan Management Information
System Universitas Ciputra ini di helat pada 8 September pukul 14.00 WIB dan berakhir pada 9 September
2017 pukul 17.00 WIB. Sesuai dengan tema, peserta akan selama 90.000 detik penuh (tidak ada jedah waktu)
coding untuk menghasilkan produk diantaranya aplikasi layanan, website yang mempunyai nilai bisnis. Event
ini digagas untuk memberikan wadah dan mengairahkan startup digital karya anak bangsa.
Kompetisi yang diikuti oleh 75 peserta dalam 18 tim ini mengusung beberapa tema Document Security
Service, Communication Support Service, Markerplace Support Service, Fintech Support Service.
Peserta dibagi menjadi dua kategori yaitu umum dan mahasiswa akan medapatkan pendampingan dari
mentor-mentor dari pelaku bisnis digital secara langsung. Selama 90.000 detik atau 25 jam peserta akan
mendapatkan sesi mentoring bisnis dan sesi mentoring teknikal sehingga inovasi yang dihasilkan yang
berupa aplikasi, website, dan layanan dapat dipastikan menyasar hal yang tepat dan menjadi solusi dari
masalah yang ada. Saiful salah satu peserta asal Probolinggo menyatakan sangat senang dapat mengikuti
kompetisi ini. “Saya dengan ikut kompetisi ini dan masuk dalam komunitas startup digital. Saya bersama
tim membuat aplikasi Utak Atik Otak yang didalamnya ada aplikasi E-tabungan bagi anak-anak SD.
Kisah kematian Rosita pemilik tabungan 42 Juta”, tuturnya.
“Saya percaya bahwa anak anak muda di Jawa Timur dan Jawa Tengah tidak kalah luar biasa
dibandingkan anak anak muda di Jawa Barat dan Ibu kota. Secara skill kita bisa, hanya belum banyak
wadahnya. Semoga dengan adanya acara ini semakin menggairahkan inovasi dan bisnis teknologi di area
jawa tengah dan jawa timur sehingga ke depan semakin banyak inovasi inovasi anak muda kita yang bisa
kita nikmati bersama manfaatnya”, papar David Boy Tonara, M.Kom. Ketua Panitia 90KCode.
“Peserta dituntut bukan hanya mempunyai skill coding, namun juga peka terhadap permasalahan yang ada
disekitar, sehingga secara kretif inovatif mereka dapat menghasilkan karya. Satu hal lagi yang juga harus
dicermati oleh peserta untuk bisa tampil jadi pemenang, yaitu strategi dalam membagi waktu selama
kompetisi ini mengingat waktu yang disiapkan terbatas hanya 25 jam saja.” Imbuh David.